Senin, 05 Agustus 2013

Sistem Ekonomi Dunia

hhkhj

KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah menganugerahkan rahmat, karunia serta ridha-Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah tentang ”Sistem Ekonomi Dunia”. Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas kelompok pada mata kuliah SISTEM EKONOMI INDONESIA.
Dalam penulisan makalah ini diharapkan dapat memberikan informasi yang kemudian bermamfaat bagi kita.Selama mengerjakan tugas makalah ini, Saya telah banyak menerima bimbingan dan saran-saran dari berbagai pihak. Maka pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih yang setulusnya kepada:
1. Orang tua yang telah memberikan dorongan dan semangat sehingga penulis dapat menyelesaikan karya   tulis  ini.
2. Bapak Denny Firmansyah SE,MM yang telah banyak memberikan penjelasan teori yang berkaitan dengan tema makalah ini.
3. Rekan-rekan serta semua pihak yang telah membantu penyusun dalam pembuatan makalah ini.
Akhirnya penyusun berharap karya tulis ini dapat berguna dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Penyusun mengharapkan kritik dan saran untuk kemajuan di masa-masa mendatang. Atas perhatiannya penyusun ucapkan terima kasih.

Matangglumpangdua,12 Mei 2013
                                                                                             


      Penyusun


BAB I
PENDAHULUAN

 
2.1. Latar Belakang
 
Sistem ekonomi merupakan sistem yang digunakan sebagai pengatur dalam tata jalan perekonomian suatu Negara, termasuk didalamnya bisnis. Suatu wilayah Negara pasti memiliki sistem ekonomi yang berbeda sehingga berjalannya bisnis di Negara-negara pun menjadi berbeda dan memiliki ciri khas tersendiri.
sistem itu untuk mengalokasikan sumber daya ke berbagai warga negaranya, baik individu maupun organisasi. Sistem ekonomi berbeda berdasarkan cara memiliki dan mengendalikan lima faktor produksi (sumber daya dasar yang digunakan dunia bisnis Negara tertentu untuk memproduksi barang dan jasa), yakni :
Sumber Daya Manusia,Modal,Wirausahawan,Sumber Daya alam dan Sumber Daya Informasi.
Sistem ekonomi pasti dimiliki oleh suatu Negara yang akan mengatur perekonomian serta perkembangan bisnis di Negara tersebut. Oleh sebab itu, Indonesia pun memiliki sistem ekonomi yang saat ini dinamakan sebagai sistem ekonomi demokrasi pancasila.
2.2. Rumusan Masalah
             A. Seperti apa system ekonomi pasar bebas/liberal
             B. Bagaimana dikatakan system ekonomi komando.
             C. Bagaimana system ekonomi Campuran.
              D. Bagaimana system ekonomi Tradisional.
2.3. Tujuan penulisan
        tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan informasi berkenaan dengan sistem  ekonomi,sehingga pembaca dpt memahami:
          A. Sistem ekonomi di Dunia yg diantaranya;
1. sistem ekonomi liberal
2. sistem ekonomi komando
3. sistem ekonomi tradisional
4.sistem ekonomi campuran
B. Sistem ekonomi di Indonesia
 
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. SISTEM EKONOMI DUNIA
Sistem ekonomi diartikan sebagai suatu perangkat dari kebiasaan, hukum-hukum, aturan-aturan dan pengaturan yang berhubungan dengan produksi, pertukaran dan konsumsi barang dan jasa. Sistem ekonomi bias juga berarti keseluruhan lembaga ekonomi yang digunakan suatu Negara, masyarakat atau bangsa dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam arti yang lebih sederhana, sistem ekonomi berarti cara suatu masyarakat mengatur kehidupan perekonomiannya.
Menurut Dumairy pada tahun 1996.Sistem Ekonomi adalah suatu system yang mengatur dan menjalin hubungan ekonomi antar manusia sengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan dan suatu system ekonomi tidaklah harus berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan filsafat,pandangan dan pola hidup masyarakat.
Dan Menurut adam smith(bapak ekonomi).Sistem ekonomi merupakan bahan kajian yang mempelajari upaya manausia memenuhi kebutuhan hidup di masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.
Ada beberapa system ekonomi didunia diantaranya:
    A. Sistem Ekonomi Pasar (Bebas/Liberal/kapitalis)
Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.
Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah : 
           1. Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal.
  1. Setiap orang bebas menggunakan  barang dan jasa yang dimilikinya.
  2. Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba.
  3. Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta).
  4. Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar.
  5. Persaingan dilakukan secara bebas.
  6. Peranan modal sangat vital.
Kebaikan dari sistem ekonomi antara lain:
  1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi.
  2. Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi.
  3. Munculnya persaingan untuk maju.
  4. Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar.
  5. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba.
Kelemahan dari sistem ekonomi antara lain:
  1. Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan.
  2. Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal.
  3. Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat.
  4. Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasisumber daya oleh individu.
Contoh Negara didunia yang menggunakan sistem ekonomi liberal: Blok Barat ( Inggris, Amerika Serikat, Kanada dan lain-lain).
     B. Sistem Ekonomi Komando/Sosialis (Terpusat)
Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.
Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah : 
  1. Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah.
  2. Hak milik perorangan tidak diakui.
  3. Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian.
  4. Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah.
Kebaikan dari sistem ekonomi terpusat adalah:
  1. Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya.
  2. Pasar barang dalam negeri berjalan lancer.
  3. Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga.
  4. Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan.
  5. Jarang terjadi krisis ekonomi.
Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah :
  1. Mematikan inisiatif individu untuk maju.
  2. Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat.
  3. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya.
Contoh Negar didunia yang menggunakan sistem ekonomi komando adala: Blok Timur( negara-negara Komunis) seperti Rusia, Kuba, Korea Utara, dan negara Eropa Timur Dll.
     C. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.
Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :
  1. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun  dan bersifat sederhana
  2. Hanya sedikit menggunakan modal
  3. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang).
  4. Belum mengenal pembagian kerja.
  5. Masih terikat tradisi.
  6. Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran.
Kelebihan sistem ekonomi tradisional sebagai berikut :
  1. Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat.
  2. Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul.
  3. Tidak individualistis.
Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional adalah :
  1. Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah.
  2. Mutu barang hasil produksi sangat minim.
      D. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah : 
  1. Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat.
  2. Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.
  3. Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
  4. Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang.
2.2. SISTEM EKONOMI DI INDONESIA
Sistem ekonomi pasti dimiliki oleh suatu Negara yang akan mengatur perekonomian serta perkembangan bisnis di Negara tersebut. Oleh sebab itu, Indonesia pun memiliki sistem ekonomi yang saat ini dinamakan sebagai sistem ekonomi demokrasi pancasila.
Sistem perekonomian di Indonesia memiliki acuan yang jelas, yaitu Undang-Undang Dasar 1945 terutama pasal 33. Demokrasi ekonomi sebagai dasar pelaksanaan pembangunan ekonomi di Indonesia mempunyai ciri-ciri positif, yaitu:
1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas dasar asas kekeluargaan,
2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara,
3. Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya, sebagai pokok-pokok kemakmuran rakyat dikuasai oleh negara, dan lain”.
Sistem ekonomi ini menitikberatkan pada ideologi bangsa yang menjujung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila serta mengikuti pandangan hidup bangsa yang demokratis. Sistem demokratis pancasila yang dianut oleh bangsa Indonesia terangkum dalam undang-undang pasal 33 ayat satu sampai tiga.
Sistem ekonomi demokrasi pancasila ini memiliki empat ciri utama dan yang paling menonjol, berikut ciri-ciri sistem ekonomi demokrasi pancasila :
a. Yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah Negara atau pemerintah.
b. Peran Negara dianggap penting namun tidak mendominasi dalam pengambilan keputusan produksi atau alokasi. Sehingga dalam hal ini, sistem ekonomi demokrasi pancasila tidak menganut sistem liberal ataupun ekonomi terpimpin, karena pihak-pihak tersebut harus berjalan beriringan, berdampingan secara damai dan mendukung satu sama lainnya.
c. Modal atau kinerja buruh juga tak mendominasi karena perekonomian pancasila didasari atas asas kekeluargaan antar sesama pelaku ekonomi.
d. Masyarakat adalah bagian yang penting dimana kegiatan produksi dilakukan oleh semua untuk semua serta dipimpin dan diawasi oleh masyarakat.
Dalam hal ini, sistem ekonomi pancasila harus menjauhkan diri dari sistem liberal dan sistem terpimpin karena telah terbukti menyengsarakan kaum yang lemah serta mematikan potensi orang-orang yang kreatif. Pesaingan usaha pun harus selalu terus-menerus diawasi pemerintah agar tidak merugikan pihak-pihak yang berkaitan.
Namun pada kenyataan penerapan ekonomi itu tidak berjalan dengan baik sehingga berpengaruh pada bisnis yang berjalan di Indonesia. Perekonomian kita justru dikuasai oleh pihak asing dan Indonesia hanya menjadi penonton dalam kemajuan bisnis di negaranya sendiri.
2.3. PERBEDAAN DAN PERSAMAAN SISTEM EKONOMI LIBERAL, KAPITALIS DAN KERAKYATAN
Sistem ekonomi liberal dan kapitalis memang memiliki sedikit perbedaan jika dibandingkan dengan sistem ekonomi kerakyatan. Perbedaan yang mendasar adalah sistem ekonomi kapitalis lebih menitikberatkan keputusan dan juga perekonomian negaranya kepada pemilik modal yang memiliki kekuatan yang sangat besar di dalam negara-negara yang memiliki dan juga memakai sistem ekonomi kapitalis di dalam negaranya.
Negara yang menggunakan sistem ekonomi liberal berbeda dengan kapitalis dimana perekonomiannya lebih diserahkan kepada mekanisme pasar. Mekanisme pasar disini artinya perekonomian dan juga kebijakan lebih dititikberatkan pada kebutuhan dan penawaran dari pasar. Pemilik modal dan mekanisme pasar juga memiliki perbedaan karena pemilik modal adalah satu atau sekelompok orang yang memiliki modal dan mampu mempengaruhi pemerintah dengan uang yang dimiliki dan akan mampu menggoncangkan perekonomian jika mereka ingin melakukannya, hal ini berbeda dengan mekanisme pasar dimana setiap orang bisa mempengaruhi pemerintah tanpa terkecuali tergantung keadaan dan kondisi pasar. Kedua sistem ekonomi ini sangatlah berbeda dengan sistem ekonomi kerakyatan yang digunakan dan dikembangkan oleh negara kita Indonesia yang berlandasakan Pancasila.
Perbedaan yang mendasar dari sistem ekonomi kapitalis dan liberal jika dibandingkan dengan sistem ekonomi kerakyatan adalah kapitalis dan liberal yang lebih menitikberatkan pada kondisi arus uang kepada mekanisme pasar dan juga pemilik modal yang bisa mempengaruhi kebijakan moneter yang diharapkan oleh negara yang bersangkutan sangat bertentangan dan berbeda dengan  sistem ekonomi kerakyatan yang menekankan kebijakan terpusat guna tetap dapat mensejahterakan dan juga mengayomi ekonomi masyarakatnya Dibalik perbedaan yang mencolok diantara ketiga sistem ekonomi yang diterapkan di dunia tersebut maka kita dapat mengetahui bahwa ada satu kesamaan yang dapat menyatukan ketiganya yaitu tujuan dan juga hasil akhir yang diharapkan dari sistem ekonomi tersebut. Ketiga sistem ekonomi ini disusun dan diaplikasikan di dalam suatu negara tujuannya tidak lain adalah untuk mengatur perekonomian suatu negara secara efektif sehingga dapat terwujud suatu perekonomian yang baik dan membawa kesejahteraan dan juga perekonomian bagi warga negaranya.
Dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara saat ini kita dapat melihat bahwa ketiga sistem ekonomi memiliki hubungan yang sangat erat dimana satu sama lain akan terus saling mempengaruhi dan mendorong kemajuan sistem yang lain.
 
 
BAB III
                                                                           PENUTUP
3.1. Kesimpulan
1. Sistem ekonomi liberal adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar.
2. Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian.
3. Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.
4. Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
5. Sistem ekonomi yang dianut di Indonesia yaitu :demokrasi pancasila yang berazas kekeluargaan.
6. Perbedaan antar ketiga sistem tersebut adalah kapitalis dan liberal yang lebih menitikberatkan pada kondisi arus uang kepada mekanisme pasar dan juga pemilik modal sedangkan sistem ekonomi kerakyatan yang menekankan kebijakan terpusat guna tetap dapat mensejahterakan dan juga mengayomi ekonomi masyarakatnya. Persamaannya adalah sama-sama tujuannya tidak lain adalah untuk mengatur perekonomian suatu negara secara efektif sehingga dapat terwujud suatu perekonomian yang baik dan membawa kesejahteraan dan juga perekonomian bagi warga negaranya.
    3.2.Saran
Seharusnya kita bangsa indonesia yang menganut system ekonomi demokrasi pancasila memahami lebih dalam mengenai sistem ekonomi, agar mengerti dan tidak salah paham dalam penerapannya.
Diharapkan dalam penerapan system ekonomi janganlah tercampur-campur antara system yang satu dengan yang lainnya.sebaiknya Indonesia yang mayoritas agama islam hendaknya system yang dianut sistem ekonomi islam kalau kita lihat jauh lebih sempurna dan efisien jika diterapkan dalam perekonomian indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar